Andai mulutku mengucap “Ini melelahkan,” semata karna tak selamanya kemampuanku menunggu itu kekal.
— @DedoDpassdpe
@Izzattt
Andai mulutku mengucap “Ini melelahkan,” semata karna tak selamanya kemampuanku menunggu itu kekal.
— @DedoDpassdpe
Kemampuan yang paling hebat, dan juga paling mengerikan dari para filsuf, sastrawan, dan penulis amatiran (seperti saya), adalah merangkai kata-kata.. Kemampuan persuasi, yang bisa membuat hal-hal yang sebenarnya koplak, terlihat bijak.. Suatu hal-hal yang jelas salah pun, akan bisa terlihat…
Source: andikawahyu
I miss the time when photos were taken for memories and not for social networking profiles.
DIY back hanger using an old pair of drops……..smart
Source: marcowarwick
Kau menyayangiku sebatas teman, aku menemanimu di batas sayang. :)
— zarry hendrik
(via serbaserbisiraya)
Source: amandaonwriting
Bahagia itu sesederhana cium hanya sebelah pipi lalu pergi.
— intan
Seperti pena yang disangkutkan di daun telinga, kau lupa aku padahal dekat.
— Zarry Hendrik
orang bijak mengatakan, knowledge is power but character is more … tapi jangan lupa juga bahwa kadang, lucky is everything ;)
— (via zahidhdr)
Source: zahidhdr
(via zarryhendrik)
Source: asdfghjkllove
(via kuntawiaji)
Source: brain-food
Aku memperjuangkannya, siapapun dia yang menemaniku disaat mendaki. Bukan ia yang menungguku di puncak.
— (via kuntawiaji)
(via ismarlina)
Source: karizunique
Aku tak ingin kehilangan seseorang, seseorang yang tak ingin kehilangan aku.
— (via karizunique)
Source: karizunique
(via shafirameidyana)
Source: cruciality.files.wordpress.com
(via tazymaniandevil)
Source: ashappyaskings